Dekadensi (Kemerosotan) moral remaja dan permasalahan

Kemajuan jaman yang tidak terkontrol akan menyebabkan kemerosotan moral. Dalam hal ini banyak remaja yang tidak menyadari keadaan yang tengah berlangsung pada dirinya dan orang lain. Mereka menjelma menjadi manusia yang tidak lagi memiliki ideologi, bahkan cenderung menjadi manusia yang hanya mengikuti hawa nafsunya akan sesuatu tanpa memikirkan dampaknya.  Mereka tidak mempermasalahkan apa yang mereka lakukan walaupun hal tersebut merupakan hal yang tabu atau kurang pantas, toh sekarang ini tidak ada bedanya antara hal yang tabu dengan hal yang mulia.

Sebagai contoh banyaknya remaja di sekitar kita yang dengan bangganya menyatakan dirinya seorang penganut sex bebas, junkies, hal-hal yang dianggap gaul lainnya. Mereka menganggap gaul itu “bebas, keren, semau gue, seni (seni dalam hal ini adalah suatu karya yang haslnya tidak boleh disalahkan karena seni tidak mengenal benar dan salah). Dengan asumsi itu remaja mulai timbul rasa gengsi untuk menolak ajakan teman sejawatnya agar tidak dinggap sebagai orang yang kolot. Tanpa mempertimbangkan apakah hal tersebut sesuai dengan moral yang berlaku.

Mereka melupakan kebudayaan bangsa yang penuh dengan aturan religius, tata krama yang mulia, serta kebiasaan yang mendidik generasi berikutnya agar tidak melupakan dan ikut melestarikan kebudayaan agar tidak punah. Kebiasan ini kian lama kian berganti dengan semakn mudahnya kebudayaan barat masuk ke Indonesia , Padahal jelas-jelas tidak sesuai dengan kepribadan negri kita.Dan apa dampaknya? Makin maraknya kegiatan aborsi di kalangan remaja di bawah umur, meningkatnya para pecandu narkoba, makin gencarnya perbudakan sex, kriminalitas yang tak terhitung berapa banyaknya.

Pada hakikatnya remaja itu merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa, layaknya kupu-kupu yang mengalam metemorfosa. Pasti banyak tantangan menuju kedewasaan itu, jika dalam proses itu remaja tidak mendapat bimbingan yang baik maka mereka akan terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Kenapa? Karena pada masa itu remaja sedang mencari jati dirinya sehingga mudah terpengaruh dengan hal-hal yang bersifat positif maupun negatif. Itu semua terjadi karena adanya krisis keteladanan, Idol crisis.

Banyak remaja yang salah memilih idolanya lantaran termakan issue bahwa mawar telahbhamil dan pakah rumor tesebut dapat dibuktikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: